SHARE
Instagram Annah Hariri

Ya Allah maafkan kesalahan kami para wanita, terkadang kami kufur nikmat atas pemberian wajah yang seperti ini, tubuh yang seperti ini, kulit yang seperti dan yang pasti masih banyak lagi. Padahal cantik adalah kita yang apa adanya, dengan kenyamanan yang kita pakai juga dengan dandanan yang tidak berlebihan.

Hakikatnya cantik tidak melulu soal fisik yang sempurna, “Cantik FISIK memang menarik tapi cantik AKHLAK & HATI itu lebih menarik dan diliri.” Andrew Ho, juri sebuah ajang pemilihan ratu kecantikan Miss Chinese Cosmo Pageant 2005 mengatakan, “Penampilan memang penting agar seorang wanita terlihat rapi, cantik, dan menarik. Namun, ada karakteristik lain yang lebih penting, yaitu selalu berpikiran positif, memiliki cinta dan kasih sayang baik terhadap diri sendiri maupun kepada orang sekitar, memiliki kedamaian spiritual untuk menemukan harapan baru, optimisme, dan kebahagiaan hakiki. Kecantikan yang berasal dari kemurnian hati dan jiwa lebih mudah menjadi pusat kekaguman banyak orang. Semakin banyak cinta yang Anda pancarkan tanpa syarat, semakin tinggi aura kecantikan yang Anda miliki.”

Hal ini selaras dengan pernyataan Ibnu Abbas, “Sesungguhnya amal kebaikan itu akan memancarkan cahaya di dalam hati, membersitkan sinar pada wajah, kekuatan pada tubuh, kelimpahan dalam rezeki, dan menumbuhkan rasa cinta di hati manusia kepadanya. Sesungguhnya, amal kejahatan itu akan menggelapkan hati, menyuramkan wajah, melemahkan badan, mengurangi rezeki, dan menimbulkan rasa benci di hati manusia kepadanya.” (Tafsir Ibnu Katsir).

Lihatlah betapa Sering  para wanita terkecoh saat menafsirkan sebuah kata kecantikan, keunggulan cantik menurut definisi sebenarnya menjelaskan bahwa kecantikan hati dan jiwa akan lebih kekal berada dalam diri para wanita. Karna kelembutannya membuat oranglain merasa nyaman, membuatnya menjadi cantik yang hakiki. Tidak lapuk dimakan usia tidak rentan dimakan zaman, ia bukan hanya terlihat oleh mata memandang tetapi akan dirasakan oleh pancaran ketenangan bagi wanita yang memilikinya.

Rasulullah Saw. pun pernah menyebutkan pentingnya kecantikan hati dalam sabdanya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat fisik kalian dan rupa kalian, tetapi Allah melihat hati kalian.” (HR Muslim)

Islam sudah menjelaskan kecantikan adalah bentuk sebuah ujian, ketaatan dan kepasrahan seorang wanita terhadap Rabbnya. Saya mempunyai dasar pemikiran kecantikan seorang wanita terbagi menjadi 3 bagian yaitu, kecantikan akal, kecantikan jiwa dan kecantikan fisik. Berbahagialah bagi para wanita yang mempunyai 3 aspek ini. Akan tetapi saya akan menjelaskan satu persatu kecantikan tersebut.

Yang pertama kecantikan akal, untuk mendapatkan kecantikan yang seperti ini para wanita akan dituntut untuk berfikir cerdas, kreatif dan mempunyai ketegasan pemikiran, lantang dalam berbicara kebenaran, inovatif dan juga mandiri. Tidak banyak wanita yang mendapat gelar kecantikan yang seperti ini, kenapa? Jawabannya adalah wanita zaman sekarang sibuk dengan aktivitas yang menurutnya akan membuat cantik, lupa bahwa wanita cerdas dan berpendidikan tinggi akan membuatmu menjadi wanita yang menarik. Terutama wanita adalah calon ibu bahkan ibu untuk anak-anak mereka. Wanita adalah guru pertama bagi anak-anaknya.

Yang kedua kecantikan jiwa, definisi kecantikan jiwa dapat disimpulkan bahwa cantik dari sifat-sifat yang baik sangat berpengaruh bagi personal branding pada diri kita. Apakah maksudnya? Disini wanita akan menjadi pribadi yang menarik dan disukai akan dilihat dari sifat yang ada pada dirinya. Misal wanita dengan pribadi yang lembut, sopan tetapi tegas dalam bebarapa hal.

Kelembutannya membuat  oranglain merasa nyaman, ketaatannya membuat kehidupan dunia bukan menjadi prioritasnya. Jadilah ia wanita yang tidak menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya, karna apapun yang dimiliki semua tidak akan kekal. Pribadinya tidak agresif mengikuti zaman, baginya kebutuhan jauh lebih penting.

Bukankah jadi diri sendiri itu cantik, jadi mengapa harus mengikuti perkataan oranglain. Yang ketiga kecantikan fisik, bersyukurlah bagi wanita yang mempunyai kecantikan fisik. Karna kamu adalah pilihan oleh yang akan diuji oleh sebuah kecantikan.

Mengapa saya sebut dengan ujian? Cantik fisik sangat berpengaruh bagi siapa saja yang melihat, membuat laki-laki zina mata. Membuat mereka para hidung belang naik syahwatnya jika kita tidak menutup bagian-bagian yang seharusnya kita tutup. Bahkan ujian tersebut sampai dalam kreteria mencari pasangan, terkadang para laki-laki memilih pendamping hidupnya berdasarkan kecantikan fisik walupun tidak semua laki-laki seperti itu saya hanya mengatakan sebagian. Maka habislah cintanya, untuk mencintai kecantikan fisik.

Karna hakikatnya kecantikan fisik ini akan berakhir seiring berjalannya usia, kulit akan keriput, rambut akan memutih, wajah yang mulus akan pupus. Jadikan kecantikan fisik sebagai bentuk syukur kepada Allah, tapi jangan lupa bahwa ia juga adalah ujian yang akan memasukkan kita keneraka jahannam untuk para wanita yang tidak bisa menjaga kecantikannya. Jangan pula bersedih untuk yang memiliki kecantikan fisik yang biasa-biasa saja, boleh jadi cantik rupa akan menjerumuskan kita pada dosa.

“(Yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS. Asy-syuaraa, 26:88-89)

Memahami hakikat cantik seharusnya tidak hanya difahami oleh wanita saja, melainkan bagi kaum laki-laki. Biarkan wanita berkembang dengan kecantikan akal dan jiwanya. Sehingga tidak membuat para wanita menjadi agresif untuk mengejar kecantikan fisik. Jangan segan-segan memuji para wanita dengan keputusannya yang bijaksana, sifatnya yang mandiri dan sejumlah kebaikan yang ada pada wanita. Walaupun tidak munafik bagi seorang istri yang dituntut untuk menjaga penampilannya, akan tetapi saya akan tegaskan penampilan yang dijaga adalah wanita harus berpenampilan bersih dan wangi.

Pakailah pakaian yang membuat suami menyukainya, sehingga para suami akan slalu senang memandang. Laki-laki sangat suka dengan keindahan, maka apa yang dilihatnya senang akan menjadi kesukaanya. Tetaplah jaga penampilan, bukan berarti menyiksa diri untuk mendapat kecantikan fisik apalagi sampai merubah ciptaan ilahi.

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY